GRESIK – Suasana bengkel Teknik Pemesinan SMK YPI Darussalam 1 Cerme, Gresik, tampak berbeda dari biasanya. Deru mesin bubut dan frais terdengar bersahutan, disertai wajah-wajah serius para siswa kelas 12 yang sedang menjalani Uji Kompetensi Keahlian (UKK).
Tahun ini, SMK YPI Darussalam 1 Cerme kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan siap kerja dengan menggandeng dunia industri secara langsung. PT Aneka Jasa Teknik hadir sebagai penguji eksternal (asesor) untuk memastikan kompetensi siswa sesuai dengan standar yang dibutuhkan di lapangan kerja.
Ujian Mental dan Keterampilan UKK merupakan tahap akhir yang krusial bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Dalam ujian ini, siswa Teknik Pemesinan ditantang untuk mengerjakan proyek benda kerja yang menuntut presisi tinggi, kecepatan, serta penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang ketat.
Kehadiran penguji dari PT Aneka Jasa Teknik memberikan atmosfer ujian yang lebih profesional. Siswa tidak hanya dinilai dari hasil akhir benda kerja, tetapi juga proses pengerjaan, penggunaan alat ukur, hingga sikap kerja (work attitude) di dalam bengkel.
Link and Match dengan Dunia Industri Kepala SMK YPI Darussalam 1 Cerme, Bapak Hanan, menyampaikan bahwa pelibatan penguji eksternal ini adalah wujud nyata program Link and Match antara sekolah vokasi dan dunia industri.
“Kami ingin memastikan bahwa sertifikat kompetensi yang dipegang siswa nanti benar-benar valid dan diakui. Dengan menghadirkan PT Aneka Jasa Teknik, kami mendapatkan umpan balik langsung mengenai standar keterampilan apa yang saat ini sedang dibutuhkan industri, sehingga kurikulum sekolah terus relevan,” ujarnya.
Apresiasi dari Penguji Sementara itu, perwakilan dari PT Aneka Jasa Teknik, memberikan apresiasi terhadap kesiapan fasilitas dan kemampuan siswa. Menurutnya, kemampuan teknis (hard skill) siswa SMK YPI Darussalam 1 Cerme sudah cukup mumpuni untuk bersaing di dunia kerja.
“Secara teknis mereka mampu mengoperasikan mesin dengan baik. Kami dari pihak industri juga menekankan pentingnya soft skill seperti kedisiplinan dan ketelitian, yang mana sudah mulai terlihat dari cara mereka bekerja hari ini,” ungkap penguji.
Harapan Lulusan Bagi para siswa, UKK ini bukan sekadar ujian untuk kelulusan, melainkan gerbang pembuka menuju karir profesional. Dengan bekal sertifikat yang ditandatangani oleh pihak industri, diharapkan lulusan Teknik Pemesinan SMK YPI Darussalam 1 Cerme dapat terserap dengan cepat di dunia kerja atau melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dengan bekal keterampilan yang solid.
Kegiatan UKK ini berlangsung dengan tertib dan lancar, menandai kesiapan generasi muda Gresik untuk berkontribusi dalam memajukan industri manufaktur tanah air.
