
GRESIK — Semangat mencetak tenaga terampil dan siap kerja di industri otomotif kembali ditunjukkan oleh SMK YPI Darussalam 1 Cerme. Guna mengukur pencapaian keterampilan teknis siswa kelas XII jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM), pihak sekolah menyelenggarakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) dengan menggandeng tim asesor ahli dari bengkel resmi Astra Honda Authorized Service Station (AHASS).
Pelaksanaan UKK ini menjadi momentum penting bagi para siswa untuk membuktikan bahwa ilmu yang mereka pelajari di sekolah telah memenuhi standar mutu yang ditetapkan oleh dunia industri, khususnya pabrikan otomotif roda dua terkemuka di Indonesia.
Mengacu pada Standar Servis Resmi Honda
Berbeda dengan ujian praktik biasa, UKK bersama asesor eksternal dari AHASS menuntut ketelitian dan profesionalisme tingkat tinggi. Proses penilaian difokuskan pada penguasaan teknologi mekanik serta penerapan Standard Operating Procedure (SOP) layaknya di bengkel resmi. Beberapa materi uji utama meliputi:
- Perawatan Sistem Injeksi (PGM-FI): Kemampuan mendiagnosis dan melakukan perawatan pada sistem bahan bakar injeksi menggunakan alat pemindai pintar (smart tools).
- Overhaul Mesin dan CVT: Ketepatan siswa dalam membongkar, menganalisis kerusakan komponen, dan merakit kembali bagian mesin serta Continuously Variable Transmission (CVT) pada motor matik.
- Sistem Kelistrikan dan Rangka: Pengecekan sistem kelistrikan terpadu, kinerja baterai, sistem suspensi, dan pengereman.
- Keselamatan Kerja dan 5R: Kepatuhan terhadap prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta penerapan budaya bengkel 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin).
Sinergi Sekolah dan Industri Otomotif
Keterlibatan penguji dari AHASS merupakan bentuk nyata komitmen SMK YPI Darussalam 1 Cerme dalam menyukseskan program Link and Match antara pendidikan vokasi dan Dunia Usaha/Dunia Industri (DUDI).
“Kehadiran asesor dari AHASS memastikan bahwa evaluasi kemampuan siswa kami berjalan sangat objektif dan relevan dengan kondisi lapangan. Lulusan TSM tidak hanya dituntut menguasai teori, tetapi harus tangkas dan siap bekerja di bawah standar industri otomotif profesional,” jelas perwakilan pihak SMK YPI Darussalam 1 Cerme.
Di sisi lain, tim asesor AHASS memberikan apresiasi positif terhadap penguasaan materi yang ditunjukkan oleh para peserta ujian. Asesor juga membagikan pengalaman langsung dari industri, mengingatkan siswa bahwa selain keahlian troubleshooting (menganalisa masalah motor), sikap kedisiplinan dan pelayanan prima kepada konsumen adalah kunci sukses seorang mekanik.
Membuka Peluang Karier Lulusan
Siswa yang berhasil melewati serangkaian ujian dan dinyatakan kompeten akan memperoleh sertifikat kompetensi yang kredibel. Berbekal sertifikat dan pengakuan langsung dari AHASS, lulusan jurusan TSM SMK YPI Darussalam 1 Cerme diharapkan dapat lebih mudah diserap oleh jaringan bengkel resmi Honda, perusahaan perakitan otomotif, ataupun menjadi wirausahawan bengkel motor yang mandiri.